Fashion, Uncategorized

Yuk Belanja Produk Fashion di Ada ButiStore D’ Mall Depok

Kebutuhan fashion merupakan salah satu kebutuhan sekunder kita. Namun terkadang kita dibingungkan dengan pilihan aneka ragam produk fashion yang ada. Perkembangan fashion di negara kita berkembang sangat pesat, tidak kalah dengan produk fashion luar negeri. Saya termasuk pecinta produk-produk dalam negeri. Menurut saya produk-produk kita pun berkualitas dan cukup bersaing di pasar internasional, begitu juga dengan produk fashion. Sudah banyak desainer-desainer kita yang berkiprah di luar negri dan produk mereka diakui pasar manca negara.

Bicara tentang belanja produk fashion, temen-temen biasanya kalau beli dimana ya? Di department store, mal, pasar tradisional atau butik? Kalau saya sih bisa dimana saja, yang penting dapat produk yang sesuai dengan style, nyaman dipakai dan tentu saja harga yang terjangkau budget.. apalagi kalau dapat diskon atau voucher belanja hehehe.

20180310_114832-1940783137.jpg
Ada ButiStore di D’ Mall Depok (Dok;penulis)

Nah.. kebetulan banget nih, pada hari Sabtu (10/03) lalu saya berkesempatan jalan-jalan ke Depok. Ternyata Depok termasuk daerah yang ramai ya, pertumbuhan ekonominya terlihat berkembang pesat. Menurut beberapa sumber yang saya baca, di Depok sudah banyak tempat-tempat usaha seperti kuliner, department store, mal dan tempat rekreasi. Beberapa tempat tersebut tentunya tumbuh seiring dengan semakin banyaknya pendatang yang bermukim di kota Depok. Seperti yang kita tahu salah satu Universitas Negeri tertua di Indonesia berada di Depok, belum lagi beberapa perguruan tinggi dan sekolah-sekolah lainnya.

Salah satu pusat perbelanjaan yang saya kunjungi yaitu D’ Mall Depok, letaknya di Jalan Margonda Raya, Depok sekitar 2,2 kilometer dari stasiun Depok Baru. Di D’ Mall ini saya mengunjungi salah satu fashion store yang ternyata hari itu adalah hari pertama dibuka. Waah beruntung banget ya saya, pertama berkunjung ke D’ Mall eh ga taunya lagi ada pembukaan fashion store. Fashion store yang terletak di lantai 1 unit 1.32 ini namanya Ada ButiStore.

Ada ButiStore  yang ada di D’ Mall ini merupakan cabang yang ke-81 yang ada di seluruh Indonesia, termasuk wilayah Depok, Jawa Barat. Antusiasme masyarakat akan kebutuhan fashion yang sangat tinggilah yang akhirnya memutuskan Ada ButiStore akhirnya membuka gerainya di Depok, khususnya di D’ Mall ini. Suasana gerainya ini dibuat sedemikian rupa hingga terasa homey, comfortable, cozy dan pelayanan yang ramah dari pegawai-pegawainya.

Acara Grand Opening Ada ButiStore ini dimulai pukul 12.00 dengan opening speech oleh Bapak Arie selaku Store Manager Ada ButiStore yang diikuti oleh sambutan Bapak Haris, perwakilan dari D’ Mall Depok. Sebelum pengguntingan pita tanda resminya pembukaan Ada ButiStore ini, para pengunjung disuguhi oleh tarian aktraktif penari (flashmob dancer) yang khusus didatangkan untuk meramaikan acara pembukaan ini.

Oiya, kebetulan sekali pada saat pembukaan ini 50 pengunjung pertama mendapatkan ‘Free Voucher‘ senilai 50k yang dapat langsung dibelanjakan di Ada Buti Store ini. Wahh, beruntung sekali ya…satu lagi nih teman-teman, ternyata Ada ButiStore ini juga memberikan diskon khusus mulai dari 20%-50% bahkan ada yang hingga 70% untuk selected items. Total promo berbagi voucher yang diadakan Ada ButiStore ini mencapai Rp5.000.000,- lho. Menarik kan?

Ada ButiStore yang terdapat di D’ Mall Depok ini menyediakan pakaian untuk perempuan dan juga laki-laki. Modelnya mulai dari jumpsuit, knitwear, shirt, blouse, short, trousers, tanktop, cardigan, jaket dan masih banyak lagi. Bahkan aksesoris seperti tas dan sabuk juga tersedia. Harganya? Tenang aja teman, cukup terjangkau kok, yaitu mulai dari Rp69.000 – Rp350.000,- dan modelnya juga up to date lho. Saya sendiri memilih 2 jenis pakaian yaitu tank top warna maroon dan outer warna krem.

img-20180310-wa0004-1940783137.jpg
Dan kamipun pulang dengan hati gembira berkat voucher belanja Ada ButiStore (Dok:penulis)

So…tunggu apa lagi nih? Yuuk ke Ada ButiStore, ga akan menyesal deh, pilihannya banyak dan harganya juga bersaing. Kalau mau liat-liat dulu bisa kok kepoin aja akun medsosnya di Facebook Fan Page Ada Buti, Twitter @AdaButiStore dan Instagram @adabutistore. Karena Ada ButiStore selalu berusaha memenuhi kebutuhan pelanggan akan fashion terupdate dimana kualitas produk yang diberikan adalah produk sendiri dengan nama brand “ada”.

Happy fashionable with ada “be fabulous, be yours”.

Advertisements
Fashion, Uncategorized

Siti Khadijah Inovasi Mukena Muslimah

Berpakaian atau berbusana bagi sebagian orang ( termasuk saya juga) tentunya ingin sekali terlihat nyaman, bagus, dan menarik dimata orang yang melihat. Kita bahkan rela membeli pakaian dengan harga yang mahal dan dengan jumlah yang bukan hanya 1 atau 2 pasang. Namun pernahkah kita berpikir untuk mengenakan pakaian yang terbaik juga ketika kita hendak berkomunikasi dengan Allah SWT? Apakah tidak ingin kita juga berpakaian yang indah, rapi dan bersih di hadapan Rabb kita?

Hal itu pula yang disampaikan oleh ibu Atalia Pratatya Ridwan, isteri Walikota Bandung, Ridwan Kamil ketika menghadiri acara peresmian Grand Opening Butik Mukena Siti Khadijah di Paris Van Java, 3 Maret 2018 lalu. Beliau mengatakan sangat berterima kasih sekali bahwa Mukena Siti Khadijah hadir di tengah-tengah kota Bandung untuk membantu masyarakat dalam memilih busana untuk beribadah. Karena seperti yang kita ketahui, bahwa salah satu syarat dalam beribadah adalah kita mengenakan pakaian yang bersih, indah dan rapi.  Jadi bukan hanya ketika kita ingin bertemu pejabat negara atau orang yang kita segani baru kita mengenakan pakaian yang bagus dan mahal. Tapi untuk menghadap Rabb kita pun, kita juga harus mengenakan pakaian yang bersih, nyaman dan indah.

 

img_20180303_171959_768-692946732.jpg
Ibu Atalia P Kamil, Hj. Fatimah dan Puan Padzillah (Dok:penulis)

Berbicara mengenai mukena Siti Khadijah, tentunya teman-teman bertanya-tanya, apa itu mukena Siti Khadijah? Siti Khadijah (SK) merupakan merk ternama untuk pakaian Shalat wanita di Malaysia dengan desain wajah yang unik dan inovatif yang dikenal sebagai Mukena (Telekung). Ya…mukena SK ini memang berasal dari Malaysia, teman-teman. Seperti yang saya dan teman-teman blogger saksikan dan bertemu langsung dengan founder SK yaitu Puan Padzilah Enda Sulaiman, yang didampingi oleh suami tercinta Tuan Aminuddin Mohd. Nasir.

Puan Padzillah adalah seorang pengusaha wanita asal Malaysia yang dengan ketekunannya berhasil merintis usaha mukena SK ini yang kini dibantu oleh putra-putranya. Salah satunya yang ikut hadir di peresmian butik SK di Bandung adalah Mohammad Munzir Aminuddin, selaku Direktur Pemasaran SK.

Siti Khadijah Apparel mulai menjual bisnis mukena dibawah nama merk Siti Khadijah. Pemakaian nama Siti Khadijah dimaksudkan sebagai rasa penghormatan ibu Puan Padzilah terhadap istri baginda Rasulullah SAW. Nama Siti Khadijah mengandung tagline lima tanda cinta, yaitu kepada :

  1. Allah SWT
  2. Ibu
  3. Istri
  4. Sahabat
  5. Ummah

Beliau ingin memberikan solusi terhadap permasalahan muslimah dalam mencari mukena yang nyaman selama shalat dan bahan elastis yang menyesuaikan dengan bentuk wajah dengan ukuran apapun. Karena mukena yang nyaman tentu akan menambah rasa khusuk kita ketika beribadah.

Ibu Puan Padzilah membutuhkan waktu kurang lebih 6 bulan untuk mempelajari setiap detil rancangan untuk menghasilkan mukena yang sempurna bagi muslimah. Menurut Munzir, SK bukanlah merk “modest fashion” yang hadir dengan koleksi desain musiman. Mukena SK dirancang klasik dan bertahan lama dengan teknologi kain yang senantiasa ditingkatkan  sesuai dengan label mukena SK sebagai pakaian shalat kategori premium.

Penggunaan bahan kain pada mukena SK berkualitas tinggi seperti spun polyester berteknologi Jepang, yaitu jenis kain yang berasa seperti katun tapi lebih tinggi kualitasnya dari katun, dengan balutan polyester, rayon dan sutra. Desain mukena SK juga dibuat inovatif yang fleksibel di bagian wajah sehingga mudah direntangkan dan digunakan pada bagian dahi dan dagu tanpa perlu menggunakan pin atau dalaman kerudung. Inilah yang menjadi keunikan desain mukena SK, dengan penambahan detail desain seperti renda justru menambah kecantikan penggunanya namun tetap memenuhi ketentuan syariat.

Selain mukena, SK juga memproduksi berbagai pakaian wanita yang ditargetkan untuk kenyamanan jamaah selama umrah dan haji. Produk-produknya antara lain kerudung/hijab, kaus kaki/tangan, jubah, gamis, sajadah dan berbagai aksesoris seperti mini tasbih. Peresmian butik SK di Paris Van Java, Bandung ini merupakan butik yang kedua, setelah butiknya yang pertama di Jakarta, di FX Mal Sudirman tahun lalu. Bahkan untuk menembus pasar Indonesia sebelumnya SK sudah terlebih dahulu melakukan penjualan online  di tahun 2015 melalui platform e-commerce Siti Khadijah.

Pemilihan kota Bandung sebagai butik SK kedua tentu bukan tanpa alasan. Dikarenakan banyaknya pelanggan online dari kota Bandung yang akhirnya memutuskan untuk membuka butik SK di sini. Pada peresmian itu juga dihadiri oleh ibu Ustazah Hj. Fatimah Suprayogi (Ceu Mpep) yang memberikan tauziah dan doa untuk kesuksesan dan keberkahan usaha butik mukena SK ini.

Untuk memudahkan para pelanggan mukena SK juga telah hadir di pusat-pusat perbelanjaan di ibukota, seperti di Metro Pondok Indah, Metro Gandaria City dan Metro Trans Studio Bandung, dan akan menyusul di Centro dan Parkson. Selain itu SK juga kedepannya akan melebarkan sayap ke daerah-daerah seperti Yogyakarta, Cikarang dan Medan. Sedangkan untuk pemasaran ke luar negeri melalui online dipusatkan di United Kingdom untuk pangsa Eropa.

Dalam menjalankan usahanya ini, Puan Padzillah menjelaskan bahwa sejak tahun 2009 SK dipasarkan telah berkembang dan memiliki lebih dari 10 cabang di Malaysia, termasuk di Indonesia (Jakarta dan Bandung). Dan untuk pangsa pasar di Indonesia ini, SK memboyong 13 desainer dari Malaysia agar dapat membantu memenuhi permintaan pasar di Indonesia yang pabriknya ada disekitar wilayah Tasikmalaya dan Jakarta.

20180303_152826-2102926439.jpg
Mukena Hadiyya SK (Dok:penulis)

Menariknya dari peresmian pembukaan butik mukena SK ini yaitu hadirnya satu produk spesial yang khusus didesain dan dijual hanya di butik SK di Paris Van Java, Bandung. Produk tersebut adalah mukena Hadiyya, yaitu mukena dengan desain klasik yang berwarna hitam dengan nuansa garis dan renda bordir putih ditepiannya. Jadi untuk teman-teman yang ingin memiliki special edition mukena Hadiyya ini bisa kunjungi butik mukena SK di Paris Van Java, Bandung. Ehh tapi ga usah kuatir, untuk temen-temen di kota lain bisa juga belanja melalui online kok. Kalau penasaran dengan produk-produknya kepoin aja deh akun sosial medianya SK yaitu di Facebook Fan page Mukena Siti Khadijah dan di Instagram @mukenasitikhadijah.

img-20180303-wa0007-2102926439.jpg
Bersama rekan Blogger Bandung dan Bang Shamsul

 

HQ’18

Fashion, Uncategorized

Neo In Style, Hadirkan Fashion Ready to Wear Perancang Muda Indonesia

Perkembangan dunia fashion di Indonesia sekarang ini sangat berkembang pesat. Banyak perancang-perancang muda Indonesia yang berhasil menelurkan karya-karyanya, tidak hanya di dalam negeri tapi juga merambah ke manca negara. Sebut saja salah satunya Dian Pelangi, perancang muda khusus hijab fashion. Karya-karyanya banyak beredar di berbagai event fashion show, baik di dalam dan di luar negeri. Sudah sepatutnya kita menghargai dan mengapresiasi karya-karya mereka di pasar dalam negeri terutama di pusat-pusat perbelanjaan di Indonesia.

Produk fashion jenis ready to wear termasuk yang diminati, karena modelnya yang simple dan merupakan salah satu sektor fashion yang potensial untuk dikembangkan. Disinilah peran desainer muda Indonesia dituntut untuk menunjukkan bakat dan keahliannya, terutama yang mengedepankan citra budaya bangsa Indonesia. Potensi inilah yang menjadi keunggulan produk fashion Indonesia di mata dunia.

20170910_153254
Stage Neo In Style (Dok:penulis)

Salah satu pusat perbelanjaan terkemuka di Jakarta, yaitu Central Park dan Neo Soho berkolaborasi dengan Indonesian Fashion Chamber (IFC) baru-baru ini menggelar acara sebagai wujud apresiasi kepada para perancang muda Indonesia. Mengusung tema “Neo in Style”, ajang ini mengedepankan keunggulan dan keragaman ready to wear yang bercorak budaya Indonesia. Selain itu juga bertujuan mengarahkan para perancang muda dan entrepreneur produk ready to wear untuk meningkatkan kompetensi dengan memperkuat kreativitas, kualitas dan pondasi bisnis agar dapat bersaing di pasar global.

Suatu kehormatan bagi saya yang dapat menghadiri acara “Neo in Style” ini yang digelar pada 10 September 2017 lalu. Menghadirkan 10 perancang muda Indonesia yang sebagian besar berasal dari sekolah mode LPTB Susan Budiharjo. Pergelaran fashion show ini diadakan dalam rangka memperingati ulang tahun pertama Central Park dan Neo Soho Mall yang mendukung pegiat industri fashion dalam negeri dengan memberikan ruang khusus untuk mendisplay karya-karya mereka.

Seperti yang dikatakan oleh Silviyanti Dwi Aryati selaku Senior Marketing Communication Manager Central Park dan Neo Soho Mall, bahwa sebagai pusat perbelanjaan modern melalui ajang Neo in Style inilah ingin turut serta berperan memajukan industri fashion dalam negeri. Menghadirkan concept store d2-i yaitu pop up store yang menyajikan dan memasarkan produk ready to wear karya para anggota IFC dan memberi kesempatan untuk memperkuat dan mengembangkan bisnis retail. Karena dengan memperkuat lini ready to wear, maka Indonesia nantinya juga akan dikenal dengan produknya, bukan hanya menjadi sasaran produk ready to wear negara lain. Selain itu juga akan dapat mengambil peluang pasar secara global, itulah harapan Ali Charisma sebagai National Chairman IFC.

20170910_170606
Rancanangan siswa LPTB Susan Budiharjo (Dok:penulis)

Rangkaian kegiatan yang dilakukan antara lain fashion show, fashion exhibition, fashion experience dan Fashion Design Contest 2017 bersama YOU C1000 dan didukung oleh Make Over cosmetics. Sebagai brand make up profesional Make Over mendukung kebebasan berekpresi para MUA yang menghadirkan trend make up terbaru yang mengangkat tema urban yang sesuai dengan konsep fashion ready to wear. Desainer yang hadir hari itu memeragakan rancangannya antara lain Phangsanny, Alin Charisma, REBORN29 by Syukriah, Nafil Apim dengan inspirasi ranting kayu, Mozza (moslem wear) by Feby Ayusta, Aldre, Khanaan, Yunita Kosasih dengan kain luriknya, Belinda Ameliyah yang terinspirasi oleh bangunan lama Loji di daerah Klojen, Malang dan Yon Yulizar dengan tema Frozen.

 

Penulis bersama rekan-rekan BloggerCrony (Dok:instagram BCC)

HQ’17

 
 

 

 

Fashion

Tribute to Batik Indonesia : Menggaet Milenials Agar Bangga Berbusana Batik

Batik salah satu seni tradisional Indonesia yang sudah diakui dunia. Batik menjadi kebanggaan dan ciri bangsa Indonesia. Itulah sebabnya pada tanggal 2 Oktober ini dijadikan sebagai Hari Batik Nasional. Sebagai wujud kecintaan akan budaya bangsa khususnya batik, Pasaraya sebagai salah satu pusat perbelanjaan terkemuka dan terbesar di Indonesia menggelar acara “Tribute to Batik Indonesia”.

Pasaraya yang sudah berdiri sejak 43 tahun yang lalu, terkenal akan dukungannya terhadap seni budaya Indonesia. Seingat saya batik menjadi salah satu produk yang sejak dulu ada di Pasaraya, berdampingan dengan produk kerajinan lainnya. Berbagai seni batik dan seni kerajinan dari berbagai daerah ada di Pasaraya.

Pada hari Senin (2/10), saya berkesempatan hadir di acara Tribute to Batik Indonesia di Pasaraya bersama rekan-rekan dari Bunda Blogger Indonesia. Saya merasa excited sekali dengan tema yang diusung Pasaraya dalam rangka memperingati Hari Batik Nasional. Selama ini seperti yang kita tahu Pasaraya sangat mendukung produksi dalam negeri dengan menjadi mitra terbaik pemerintah dalam memajukan industri kecil kerajinan batik.

wp-image-188769959
Medina Latief, CEO Pasaraya dan Lisa Wijaya, Assistant Floor Manager Pasaraya (Dok:penulis)

 

Acara yang dihadiri langsung oleh ibu Medina Latief selaku CEO Pasaraya dan ibu Lisa Wijaya, selaku Assistant Floor Manager Pasaraya ini menggaet pangsa kaum muda (generasi milenials) untuk lebih mengenal batik. Menurut sepengetahuan saya memang sudah banyak kaum remaja yang melirik batik sebagai salah satu acuan fashion mereka. Tidak salah kalau Pasaraya menonjolkan batik di event kali ini, dengan mengusung batik kontemporer.

Menurut ibu Medina, Pasaraya yang memfokuskan pada fashion ready to wear ini mengadakan kegiatan Tribute to Batik ini selama 7 hari, mulai dari tgl 2-8 Oktober 2017. Ada berbagai kegiatan yang dilangsungkan, mulai dari bazaar batik kontemporer, kuliner tradisional, juga workshop dan aneka lomba yang berkaitan dengan batik, bahkan juga fashion show dan musik.

 

 

wp-image-1725943064
Medina Latief, CEO Pasaraya Store (Dok:penulis)

Acara tahunan ini berlangsung dengan tema berbeda-beda, dan tiap tahun mengalami perkembangan dengan kegiatan yang menarik pengunjung. Koleksi Pasaraya yang ditampilkan pada acara fashion show tadi merupakan salah satu koleksi Pasaraya Store by Agnes. Koleksi tersebut juga dapat dilihat di website Pasaraya yaitu http://www.pasarayastore.com yang memang baru 3 bulan ini resmi diluncurkan.

Koleksi batik yang ditampilkan mengarah ke batik modern dengan memodifikasi motif batik yang ada, misalnya saja motif parang, klithik atau sekar jagad. Dan motif-motif tersebut terlihat fashionable dengan rancangan up to date, jadi kaum remajapun mau dan tertarik memakainya.

wp-image-1039875013
Fashion Show koleksi Pasaraya Store (Dok:penulis)

 

Salah satu koleksi Pasaraya Store by Agnes (Dok:Mellysa)

Tingginya minat masyarakat terhadap modifikasi batik kontemporer ini, membuat perancang termotivasi untuk membuat desain-desain terbaru yang kekinian. Pengaplikasiannyapun tidak hanya untuk di situasi formil namun juga non formil. Bahkan banyak juga yang berupa topi, tas, sepatu, sandal atau busana santai atau casual. Dengan diselenggarakannya event ini,diharapkan dapat menambah wawasan pengetahuan masyarakat akan batik juga menumbuhkan kecintaan akan batik sebagai warisan budaya bangsa yang patut kita lestarikan.

Acara Tribute to Batik Indonesia juga menghadirkan Batikustik yang diisi oleh band ternama seperti Imela Kei Ten2Five, Bunga, Shore, Orind dan Foxa. Pengunjungpun merasa terhibur dengan suguhan musik tersebut.

wp-image-881743685
Tarian pembuka di Press Conference Tribute to Batik Indonesia (Dok:penulis)
Bazaar aneka produk (Dok:penulis)

Yuuk, yang minggu ini belum ada acara segera melipir ke Pasaraya ya. Ada banyak diskon belanja dengan produk-produk menarik lho. Nikmati juga aneka lomba dan workshop yang menanti selama 7 hari kedepan.

Pasaraya Store :  Jalan Iskandarsyah II no.2, Jakarta Selatan (12260)

Facebook : Pasaraya Store

Twitter : @pasarayastore

Instagram : @pasarayastore