Kesehatan, Uncategorized

Ngidam, Nikmati Serunya Yuuk

Ngidam untuk sebagian ibu hamil mungkin dirasa aneh atau ada yang malah biasa aja. Gak berbeda dengan pengalaman saya sewaktu hamil dulu. Oiya, saya sudah mengalami 3 kali kehamilan dan Alhamdulillah ketiga anak saya lahir dengan sehat dan selamat. 

Dari ketiga kehamilan saya itu, saya alami ngidam yang berbeda. Menurut Dr.Med.dr.Damar PrasmusintoSpOG (K) ngidam itu hal yang wajar kok untuk ibu hamil, karena dipicu oleh meningkatnya Peptida Opiod Endogen (POE). Tapi sebaiknya harus dicermati asupan nutrisi yang masuk agar janin tidak kekurangan gizi dan terbentuk dengan baik, jadi jangan asal menuruti keinginan ngidam. 

Dr.Med.dr.Damar Prasmusinto, Sp.OG(K)

Kebiasaan makan yang tidak sesuai dengan kebutuhan nutrisi Bunda dan si Kecil dapat menimbulkan resiko negatif pada saat melahirkan, seperti kelahiran prematur atau berat badan kurang. Hal itu pernah lho saya alami sewaktu hamil anak kedua. Selama trimester pertama sampai trimester ketiga saya mengalami mual muntah yang tidak berkesudahan. Duuh rasanya apa yang saya makan itu gak enak dan kalaupun masuk, gak lama pasti keluar lagi.

Hal itu sempat membuat saya khawatir, apakah janin saya ini akan terpenuhi nutrisinya. Apalagi di trimester terakhir saya sempat mengalami pendarahan dan diharuskan bedrest selama seminggu di rumah sakit. Duuh semakin gak karuan deh rasanya, ditambah lagi dokter yang menangani saya mengatakan bahwa janin saya belum cukup berat badannya untuk lahir. Jadi selama 2 bulan sebelum lahir, saya diharuskan mendapat asupan nutrisi yang cukup dan seimbang untuk mendongkrak berat badan janin. 
Alhamdulillah di usia 9 bulan kehamilan dokter mengatakan bahwa saya dan janin mengalami kemajuan yang memuaskan dan janin siap untuk dilahirkan. Ternyata pengaruh sekali ya ngidam dan perubahan emosi ibu hamil ke janin yang di kandung.

Christina Natalia, Marketing Manager Nutricia Sarihusada

Sehubungan dengan ngidam tersebut, Nutricia Sarihusada akan menyelenggarakan “Festival Ngidam SGM Bunda” pada tanggal 2-3 September 2017 di Sumarecon Mall Bekasi. Seperti yang dijelaskan ibu Christina Natalia selaku Marketing Manager Nutricia Sarihusada pada acara media gathering Festival Ngidam SGM Bunda di resto Kembang Goela, 24 Agustus 2017 lalu, bahwa pemenuhan nutrisi selama masa kehamilan sangat penting agar tumbuh kembang si kecil di kandungan menjadi optimal. 

Selain menerapkan pola makan seimbang, Festival Ngidam SGM Bunda menghadirkan rangkaian aktifitas edukasi nutrisi yang lengkap dan menyenangkan. Karena pada dasarnya ibu hamil itu tidak hanya mengalami kendala dikarenakan ngidamnya itu tapi juga mengalami perubahan emosi dan psikologis.

Rasa cemas dan khawatir seperti yang saya alami itu ternyata dipicu juga oleh baik faktor internal maupun eksternal. Faktor internal berupa rasa keinginan akan sesuatu yang bisa saja bunda dapatkan, misalkan ingin makanan yang asam-asam seperti rujak. Dan ngidamnya ibu hamil itu beda-beda lho. Bahkan justru ada yang mengalami ngidam itu sang ayah, karena adanya hubungan psikologis.

Tara de Thouars, BA, M.Psi

Momen ngidam ini sebaiknya dimanfaatkan bunda untuk mengontrol emosi, dengan mengatakan apa yang dirasakan kepada pasangan. Sang ayahpun sebaiknya memberikan perhatian dan siap memberikan dukungan agar bunda menjalani kehamilan dengan rileks dan menyenangkan. Rasa nyaman bunda juga dirasakan oleh si kecil di kandungan lho, sehingga pertumbuhan sikecil bisa optimal, demikian penjelasan Tara de Thouars, BA, M.Psi seorang pakar psikolog keluarga.

Dalam rangkaian kegiatan Festival Ngidam SGM Bunda nanti, bunda diajak untuk mengikuti aneka acara seperti konsultasi seputar kehamilan dan nutrisi, talkshow perencanaan keuangan, juga kelas senam hamil, edukasi laktasi bahkan ada demo masak juga bersama Master Chef Indonesia, lengkap deh.

Rangkaian kegiatannya antara lain ada Ngidam Jajan yang menghadirkan sajian kuliner lezat dan bergizi. Juga ada Ngidam Dimanja dengan fasilitas perawatan kecantikan, relaksasi hingga terapi. Yang ditunggu-tunggu di setiap acara nih yaitu Ngidam Eksis seperti photo booth dan fashion show ibu hamil, seru ya. Tapi gak cuma itu lho, masih ada lagi yaitu Ngidam Ketemu Artis. Nah di tanggal 2-3 September nanti siapa ya kira-kira artisnya yang ada di Festival Ngidam SGM Bunda nanti? Daripada penasaran yuuk kita kunjungi sama-sama dan ikuti rangkaian acaranya.

HQ’17

Advertisements
Kesehatan, Uncategorized

Berikan Penanganan Tepat Agar Indonesia Merdeka Diare

Siapa sih yang anaknya ga pernah ngalamin diare? Pasti pernah ya, walau cuma sekali atau dua kali. Anak-anak saya pun begitu juga pernah ngalamin diare. Diare itu apa sih ya? Penyebabnya apa dan bagaimana pencegahan dan penanganannya?

Menurut data Riskesda 2013, menyebutkan bahwa 1 dari 7 anak Indonesia pernah mengalami diare dengan frekuensi 2-6 kali dalam setahun. Waahh..ternyata hampir tidak ada anak yang tidak pernah kena diare ya. Dengan data tersebut, tentu dibutuhkan penanganan yang tepat ya, supaya tidak berdampak buruk bila dibiarkan berlarut-larut.

Aah.. Cuma diare aja, paling sebentar juga sembuh. Masih ada lho yang mengatakan seperti itu ketika si kecil mengalami diare. Sebaiknya jangan ya teman, karena diare yang tidak ditangani dengan tepat dapat berpengaruh ke tumbuh kembang anak lho, salah satunya berat badan anak.

Pada Selasa, 22 Agustus 2017 lalu, saya berkesempatan hadir pada Kampanye Edukasi #IndonesiaMerdekaDiare yang diadakan oleh Nutricia Sarihusada di Kembang Goela Resto, Jakarta. Dihadiri oleh ibu Nabhila Chairunnisa, Brand Manager Digestive CareSariHusada, ibu Dr.Ariani Dewi Widodo, Sp.A, ibu Maria Melisa, Head of Brand SGM Bunda dan Cindy Charlota, public figure mom.

Diare itu sebenarnya salah satu penyakit umum yang diderita anak, yaitu kondisi dimana penderita mengalami BAB (Buang Air Besar) lebih dari dua atau tiga kali dalam 24 jam dengan kondisi feses yang lembek atau cair. Penyebab umumnya adalah infeksi pada usus yang disebabkan oleh virus, bakteri, atau parasit.  Tapi penyebab terbanyaknya adalah Rotavirus, dan sebagian anak yang mengalami diare karena Rotavirus juga mengalami intoleransi laktosa.

Intoleransi laktosa adalah keadaan saat diare terutama oleh Rotavirus, terjadi kerusakan jonjot usus, sehingga produksi beberapa enzim di jonjot usus yang berguna untuk proses pencernaan nutrisi, diantaranya enzim laktase, akan berkurang. Enzim laktase itu berguna untuk mencerna gula alami (laktosa) yang terdapat pada susu. Laktosa yang tidak tercerna itulah yang akhirnya tidak dapat diserap menyebabkan diare semakin berat, kembung dan feses (tinja) berbau asam.

Diare pada anak ga bisa dianggap sepele ya, karena diare termasuk penyebab kematian pada anak nomer 2 tertinggi di Indonesia (WHO 2012). Resiko lain dari diare juga dapat menyebabkan anak kekurangan gizi, anak juga beresiko lebih pendek ketika berusia 7 tahun dibandingkan teman seumurnya, bahkan anak yang sering terkena diare itu beresiko memiliki IQ lebih rendah.
Oleh sebab itu, orang tua terutama ibu harus lebih memperhatikan asupan nutrisi anak ketika diare agar tidak mengalami dehidrasi dan kekurangan gizi. Ada 5 hal penting yang harus ibu lakukan ketika anak mengalami diare, yaitu:

  1. Untuk anak yang masih mendapatkan ASI, teruskan pemberian ASI karena ASI adalah yang terbaik
  2. Cegah dehidrasi dengan larutan oralit, juga tambahan zinc
  3. Konsultasikan ke tenaga medis
  4. Jaga kebersihan tubuh dan lingkungan anak
  5. Bila perlu, berikan nutrisi bebas laktosa berdasarkan rekomendasi tenaga medis.

Penanganan dirumah pada anak saat diare boleh saja dilakukan, namun apabila terlihat kondisinya semakin parah atau tidak membaik ya sebaiknya segera di bawa ke dokter untuk penanganan lebih intensif. Kapan sih anak harus dirangani dokter atau ahli medis segera?

  • Bila BAB sangat sering dengan feses yang sangat cair
  • Muntah berulang-ulang
  • Tampak sangat haus atau lemas tidak dapat minum lagi
  • Buang air kecil sedikit, pekat atau tidak ada
  • Feses bercampur darah
  • Tidak tampak membaik dalam 3 hari

Asupan nutrisi yang baik saat dan setelah diare sangat penting agar anak dapat mengejar pertumbuhan fisiknya. Pemberian susu pada anak ketika diare sebenarnya diperbolehkan, agar jangan susu encer. Karena apabila kita memberikan susu encer, si anak tidak akan mendapat nutrisi sebagai pengganti cairan yang hilang ketika diare. Jadi sebaiknya tetaplah berikan nutrisi yang cukup untuk mempercepat proses pemulihan fungsi usus normal yaitu mencerna, menyerap dan memberikan energi.

PT Nutricia Indonesia Sejahtera (Nutricia) dan PT Sarihusada General Mahardhika (Sarihusada) berkomitmen untuk memastikan tingkat kehidupan yang lebih baik untuk generasi sekarang dan akan datang melalui pemenuhan nutrisi pada anak pada awal kehidupan. Nutricia dan Sarihusada secara aktif bekerjasama mberikan edukasi dukungan konseling serta program pengembangan anak yang berfokus pada stimulasi kesehatan fisik dan pengembangan karakter untuk memastikan kesehatan dan kesejahteraan generasi penerus di Indonesia.

Untuk mengkampanyekan #IndonesiaMerdekaDiare Sarihusada mengeluarkan video tentang edukasi mengenai diare yang dapat kita lihat melalui channel Youtube bersama Prof Nutri. Ada 4 video mini seri yang telah dibuat Sarihusada, yaitu:

  1. Episode 1: Dampak Diare
  2. Episode 2: Kenali Diare
  3. Episode 3: Jenis Diare
  4. Episode 4: Hal Penting Hadapi Diare

Diharapkan dengan adanya informasi penting mengenai penanganan dan pencegahan diare pada anak menjadi pengingat bagi ibu saat anaknya mengalami diare. Dan penanganan yang tepat dapat menjaga tumbuh kembang anak agar tetap optimal dan menjadi generasi bangsa yang bebas dari diare.

Ibu Nabhila Chairunissa, Dr.Ariani Dewi Widodo, Sp.A, Cindy Charlotta

Facebook : Nutrisi Untuk Bangsa

Instagram : @nutrisibangsa

Twitter : @Nutrisi_Bangsa

HQ’17

Kesehatan, Uncategorized

Psoriasis Tidak Menular dan Bisa Disembuhkan 

Sewaktu kecil, saya punya teman yang sebagian kulit wajahnya terlihat merah menebal seperti flek-flek. Saya dan teman-teman merasa kasihan melihatnya. Seringkali saya melihatnya menutupi wajahnya dengan. Terkadang ada beberapa teman yang suka meledek. Saya bisa ikut merasakan kegundahan hatinya.

Awalnya saya tidak tahu termasuk penyakit kulit apakah yang menimpa teman saya itu. Tadinya saya pikir sejenis tanda lahir/tompel (birthmarks). Tapi teman saya bilang kalau lingkaran merah di pipinya itu berasa panas, perih dan gak enak sekali. Apalagi temen saya itu perempuan, saya merasakan sekali rasa sedihnya ketika ada yang mengolok-olok dia karena bercak merah di pipinya itu. Ternyata itu sejenis psoriasis, penyakit kelainan pada kulit.

Beberapa hari yang lalu saya berkesempatan menghadiri Press Conference peluncuran obat untuk penderita psoriasis dari Novartis. Tanggal 16 Agustus 2017, bertempat di Conference Room, Hotel Westin, Jakarta saya beserta rekan-rekan media dan blogger mendapatkan pengetahuan baru tentang psoriasis dan penyembuhannya.

dr.Danang Tri Wahyudi, SpKK, spesialis kulit RS Dharmais

Jadi, apa sih sebenernya psoriasis itu?Berbahayakah? Menularkah? Seperti yang dijelaskan oleh dr.Danang Tri Wahyudi Sp.KK(K), spesialis kulit dari RS Dharmais dan Dr.Lily Sriwahyuni Sulistyowati, MM, Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular, Kementrian Kesehatan Republik Indonesia, bahwa Psoriasis adalah penyakit autoimun umum yang tidak menular. 

Plak psoriasis adalah bentuk paling umum dari penyakit ini dan pada kulit terlihat ruam merah yang timbul dengan sisik keperakan dengan sel kulit mati bertumpuk. Psoriasis yang muncul di telapak tangan dan tumit atau disebut psoriasis palmoplantar, diderita oleh 40% pasien dengan plak psoriasis.
Pasien dengan psoriasis bukan hanya menanggung rasa gatal, kering dan menyakitkan tapi juga seringkali menimbulkan stress karena merasa malu dan ditolak di lingkungan atau bahkan keluarga. Seperti video testimoni drg Rio Suwandi yang mengalami beban mental yang berat bahkan beberapa kali mencoba untuk bunuh diri karena penyakitnya ini. Psoriasis juga bahkan diasosiasikan dengan kondisi kesehatan serius lainnya seperti diabetes, jantung dan depresi.

Penyebab psoriasis tidak diketahui, tetapi faktor genetik dan kelainan imunologi dapat mempengaruhi timbulnya penyakit ini. Ada beberapa faktor yang dapat memicu timbulnya psoriasis yaitu stress psikologik, konsumsi alkohol, merokok, sinar matahari, infeksi bakterial, trauma fisik dan adanya gangguan metabolisme.

Psoriasis di Indonesia menyebar dari Sabang sampai Merauke dan biasanya dimulai pada usia 10-30 tahun, dibawah usia 15 tahun biasanya ada riwayat psoriasis dalam keluarganya. Jadi psoriasis bisa terkait dengan genetik, pria dan wanita dapat menderita penyakit ini.
Pasien psoriasis harus menemui dokter spesialis kulit untuk mendapatkan diagnosa klinis yang akurat dengan mempelajari pengalaman pasiennya. Kalau dulu obat yang harus digunakan pasien itu berupa salep atau krim yang harus dioleskan setiap harinya. Dan itu seringkali juga membuat pasien merasa bosan karena aktifitas jadi terganggu.

Adalah Novartis Indonesia yang kini meluncurkan secukinumab, pengobatan baru bagi pasien psoriasis di Indonesia untuk mendapatkan kondisi kulit yang lebih baik. Secukinumab adalah obat biologis – protein dengan rekayasa genetis yang didapatkan dari gen manusia yang dirancang untuk menghambat komponen spesifik di sistem kekebalan tubuh yang menyebabkan inflamasi.

Hadirnya secukinumab di Indonesia diharapkan dapat menjembatani kebutuhan pengobatan untuk peningkatan hasil pengobatan yang lebih baik, juga kendali untuk penyakit psoriasis itu sendiri. Dengan metode PASI (Psoriasis Area and Severity Index) yaitu metode untuk menentukan hasil dari studi klinis dengan cara mengukur tingkat kemerahan, sisik dan tebalnya plak psoriasis dan sebarannya di permukaan tubuh. 

Skor PASI yang meningkat mengindikasikan perbaikan kondisi psoriasis pasien untuk mendapatakan kondisi kulit yang hampir bersih atau bersih. Pengobatan baru ini diharapkan dapat memberikan kulit yang bersih hingga 90%, seperti yang dijelaskan Milan Paleja, Presiden Direktur Novartis Indonesia

Milan Paleja, Presiden Direktur Novartis Indonesia

Novartis adalah penyedia solusi layanan kesehatan bagi pasien dan komunitas dan kebutuhannya yang terus berkembang. Berkantor pusat di Basel, Swiss menawarkan pengobatan yang inovatif, produk generik dengan harga efisien, pengobatan biosimilar dan perawatan mata. 

Novartis Indonesia berkomitmen selalu siap untuk mendukung pemerintah Indonesia dan bekerjasama dengan semua pemangku kepentingan dalam hal ini Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin (PERDOSKI) melalui JKN maupun pasar komersial demi meringankan beban sosial maupun ekonomi yang diakibatkan penyakit psoriasis ini. 

Dr.Lily Sriwahyuni Sulistyowati,MM., Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular, Kementrian Kesehatan Indonesia

Langkah-langkah pencegahan dan pengendalianpun juga dilakukan pemerintah yang meliputi:

  • Penyusunan buku Pedoman Penanggulanagan Psoriasis di fasilitas kesehatan tingkat pertama, guna meningkatkan dan memperkuat manajemen deteksi dini dan tata laksana faktor risiko pada psoriasis.
  • Promosi kesehatan yang dilakukan melalui kegiatan advokasi sosial, pemberdayaan masyarakat dan informasi melalui media.
  • Kemitraan yang dilakukan lintas sektor dan lintas program dengan prinsip kesamaan kepentingan, kejelasan tujuan, kesetaraan dan transparansi di bidang kesehatan.

Dengan Secukinumab ini diharapkan pasien psoriasis mendapatkan tingkat harapan kesembuhan yang tinggi dan kulit normal yang diidam-idamkan. 

http://www.novartis.com

http://www.twitter.com/novartis

HQ’17

Kesehatan, Uncategorized

Berbagi Moment Emas si Kecil dengan Philips AVENT

Masa menyusui merupakan masa-masa yang tidak akan terlupakan untuk saya sebagai seorang ibu. Dimana saya bisa begitu dekat dengan si kecil dan merasakan detak jantungnya dan menatap matanya. Saya ibu 3(tiga) orang anak yang Alhamdulillah mereka mendapatkan ASI eksklusif selama 6 bulan. Setelah itu mereka mendapatkan MPASI (Makanan Pendamping ASI) dan masih saya susui hingga umur 2tahun.

Menurut WHO, masa transisi dari ASI eksklusif ke MPASI umumnya berlangsung saat bayi berusia 6 bulan hingga 18-24 bulan, dan merupakan masa yang krusial bagi anak. Pemilihan jenis makanan untuk MPASI anak sangat menentukan kualitas kesehatannya kelak.

Golden Age

Masa krusial bagi anak yaitu masa 270 hari pralahir/masa janin dan 730 hari pasca lahir (yang disebut juga golden age) yang jangan sampai terabaikan oleh para orang tua dalam pemberian nutrisi yang benar sesuai kebutuhan anak.

Dr.dr.Damayanti R Sjarif Sp.A(K)

Seperti yang dikatakan Dr.dr.Damayanti R Sjarif Sp.A(K), dokter spesialis anak sub-spesialisasi nutrisi dan penyakit metabolik, bahwa untuk melengkapi ASI yang kita berikan pada anak zat gizi makro seperti karbohidrat, protein dan lemak juga mikro seperti vitamin dan mineral juga wajib kita berikan dengan takaran yang lengkap, cukup dan seimbang.

Yongky Sentosa, Head of Personal Philips Health Indonesia

Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional Indonesia, Philips AVENT yang merupakan bagian dari Royal Philips (NYSE:PHG, AEX:PHI) pemimpin produk ibu dan anak, menyelenggarakan talkshow “Solusi untuk Menjawab Kebutuhan Nutrisi Anak”. Talkshow yang diadakan tanggal 31 Juli 2017 di Nine Ballroom, OCBC, Jakarta ini menghadirkan Dr.dr. Damayanti R Sjarif Sp.A(K), Yongky Sentosa Head of Personal Health Philips Indonesia yang mengundang media dan bloggers.

Pemberian buah dan sayuran yang lebih diutamakan sebagai proses pengenalan makanan kepada bayi sebaiknya mulai dibenahi. Karena zat besi yang dibutuhkan bayi usia 6-12 bulan setiap harinya itu tidak terpenuhi oleh ASI saja. Dan makanan yang mengandung zat besi tinggi ada pada daging merah, hati ayam dan ikan. Beberapa sayuran berwarna hijau dan kacang-kacangan juga mengandung zat besi, namun mengandung serat juga yang dapat menghambat saluran cerna, yang sebaiknya diberikan dalam porsi kecil.

Prinsip MPASI sebenarnya adalah mengenalkan makanan keluarga dengan tekstur yang disesuaikan dengan kemampuan oromotornya.Perkenalkanlah makanan Indonesia yang sehat sesuai dengan ketersediaan bahan makanan lokal. Jadi tidak apa-apa bila kita ingin memberikan gulai daun singkong tumbuk campur teri yang dibubuhi air jeruk atau tomat. Atau mungkin juga kita berikan rendang ati ayam yang bumbunya menyesuaikan dengan kondisi si kecil.

Pengalaman saya sewaktu memberikan MPASI pada ketiga anak saya sangat beragam. Sebelum memberikan MPASI, ketiga anak saya mendapatkan ASI eksklusifnya selama 6 bulan. Karena saya tidak bekerja jadi saya dapat menyusui mereka langsung kapanpun mereka mau. 

Pernah sih saya memberikan mereka ASI melalui botol yang sebelumnya saya pompa terlebih dulu karena saya ada keperluan di luar rumah. Tapi karena saya memompanya dengan manual jadi memakan waktu dan saya merasa pegal-pegal setelahnya. 

Ada sih teman yang menyarankan untuk menggunakan pompa ASI, yang teman saya gunakan waktu itu adalah Philips AVENT Comfort Electric Breast Pump dengan bantalan khusus untuk membantu ibu. Breast Pump ini juga ada fitur massagenya, jadi selain memompa ASI juga me-massage payudara si ibu jadi merasa rileks dan otomatis akan memicu lancar dan derasnya ASI yang keluar.

Philips AVENT Comfort Electric Breast Pump

Ketika pertama kali  membuatkan MPASI untuk anak-anak saya yaitu saya buat bubur nasi dengan ati ayam dan wortel. Kedua bahan itu menurut saya mudah didapat dan mudah juga dalam pengolahannya. Terkadang saya selang seling dengan buah-buahan seperti pepaya atau jeruk untuk di siang hari. Jadi kebutuhan serat si kecil tetap terpenuhi. 

Dalam pembuatan buburnya saya menggunakan blender atau saya tumbuk dengan sendok…emang agak lama ya kalo pake sendok. Apalagi kalo pas bahannya itu berupa daging cincang. Biasanya daging saya rebus dulu sampai empuk baru saya tambahkan beras dan menyusul wortel atau brokoli. Setelah matang sempurna, saya dinginkan sebentar dan diblender. Sedikit merepotkan dan memakan waktu sih, karena prosesnya dilakukan dengan tempat yang berbeda.

Philips AVENT 4-in-1 Healthy Baby Food Maker

Nah..ternyata ada lho alat/produk elektrik yang membantu para ibu dalam membuatkan MPASI si kecil. Produk dari Philips AVENT ini menggabungkan fungsi kukus, blender, defrost, dan reheat dalam satu produk. Namanya Philips AVENT 4in1 Healthy Baby Food Maker. Jadi bahan-bahan makanan yang segar dapat dikukus dengan tingkat kematangan yang merata tanpa harus dididihkan dahulu. 

Setelah selesai, angkat dan putar posisi wadah 180 derajat dari atas ke bawah untuk melumatkan bahan makanan yang tadi dikukus agar menjadi lembut dan mudah dikonsumsi bayi. Selain untuk bubur bayi, Philips AVENT 4-in-1 Healthy Baby Food Maker ini bisa juga lho untuk membuat pure atau saus. Sangat membantu sekali ya produk Philips AVENT ini, apalagi untuk ibu pekerja juga anggota keluarga lainnya dalam membuatkan MPASI untuk si kecil. 

Selain kedua produk tersebut masih ada produk Philips AVENT Fast Bottle Warmer yang berfungsi untuk menghangatkan susu secara merata hanya dalam 3(tiga) menit. Ada juga Philips AVENT 3in1 Electric Steam Sterilizer yang didesain untuk dapat mensterilkan 5-6 botol, sekaligus membunuh kuman berbahaya 99,9%. 
“Melalui rangkaian produk elektrik inovatif ini, Philips AVENT berharap dapat memberikan kemudahan kepada para orang tua, terutama ibu, khususnya ibu bekerja yang jumlahnya terus meningkat untuk dapat memberikan ASI dan nutrisi terbaik yang cukup dan seimbang”, ujar bapak Yongky.

Peserta dari media dan blogger yang tampil dalam membuat MPASI menggunakan produk Philips AVENT 4-in-1Healty Baby Food Maker

Diakhir acara tidak lupa Philips AVENT menantang para ibu dan bapak dari media dan blogger untuk mendemontrasikan pembuatan MPASI dengan menggunakan produk Philips AVENT. 

Hasil buatan MPASI peserta

Inilah resep menu bubur blender halus ati ayam yang dibuat para peserta. 
Bahan:

  • 80gr ati ayam
  • 20gr kuning telur
  • 50gr nasi putih
  • 20gr daun bayam

Cara Membuat dengan menggunakan Philips AVENT 4-in-1 Healthy Baby Food Maker :

  • Masukkan air dalam wadah air pengukus 
  • Tutup wadah air untuk steamer
  • Masukkan seluruh bahan ke dalam wadah
  • Tutup wadah sampai rapat
  • Kukus seluruh bahan selama 20 menit
  • Balikkan posisiwadah dari mode steamer ke mode blender
  • Pasang wadah secara tepat
  • Haluskan seluruh bahan dan sajikan segera


Jumlah perbandingan protein: energi 10% bisa meningkatkan berat badan bayi sekitar 15g/kg/hari sesuai dengan kenaikan berat badan ideal untuk bayi usia 6-9bulan. Kapasitas lambung bayi dengan berat badan 7,5kg adalah 225gr. Densitas makanan diatas adalah 1,2kkal/g, jadi dibagi dalam 3x pemberian. (Sumber: Dr.dr.Damayanti R Sjarif Sp.A(K).)
Philips AVENT dapat diakses melalui:

http://www.philips.co.id/philipsavent

Facebook : Philips Avent Indonesia

Twitter : @philips_id

HQ’17

Kesehatan, Uncategorized

Yuuk, Dukung Imunisasi MR: Agar Buah Hati Kita Terhindar Dari Bahaya Penyakit Campak dan Rubella

Seminggu belakangan ini, saya sering melihat iklan layanan masyarakat tentang salah satu korban penyakit campak dan rubella. Anak itu adalah Ubi, putri ibu Grace Amalia yang ketika lahir terdapat kerusakan otak, tuli, dan penyakit jantung bawaan. 

Sedih sekali saya melihat video tentang Ubi, seandainya saya yang berada di posisi ibun yang anaknya mengalami penyakit itu..ah apakah saya akan setegar dan setabah itu? Selama ini yang saya tau, campak dan rubella itu sejenis penyakit ringan biasa yang apabila bercak merahnya sudah keluar semua dan menghilang, maka akan terbebas dari resiko selanjutnya.

Namun saya salah, campak dan rubella tidak bisa dianggap enteng begitu saja. Campak dan Rubella untuk anak-anak berakibat buruk hingga sampai ke kematian, bahkan untuk orang dewasa dalam hal ini ibu hamil, dapat melahirkan bayi cacat. 

Untuk itulah imunisasi dilakukan dalam rangka mencegah terjadinya  bahaya penyakit campak dan rubella. Pemerintah pun gencar mengkampanyekan imunisasi MR ke masyarakat akan pentingnya mengetahui bahaya penyakit campak dan rubella. Juga agar masyarakat mau dan sadar untuk membawa buah hatinya mendapatkan imunisasi MR.

Bersyukur pada tanggal 21 Juli lalu, saya mendapat kesempatan untuk menghadiri temu Blogger yang diadakan oleh Kementrian Kesehatan RI bersama rekan-rekan Blogger Cihuy lainnya. Kemenkes ingin masyarakat lebih jauh lagi mendapat penjelasan mengenai pentingnya imunisasi MR melalui kami, para blogger. 
Temu Blogger hari itu dihadiri oleh ibu DR Jane Soepardi, Direktur Surveilans dan Karantina Kesehatan Ditjen P2P Kemenkes, bapak dr Hindra Irawan Satari dari Ikatan Dokter Indonesia, juga bapak DR HM Asrorun Niam Sholeh, MA yang menjabat Sekretaris Komisi Fatwa MUI Pusat.

Narasumber ki-ka: Bapak Indra(Kemenkes), dr Hindra Irawan Satari (IDI),DR HM Asrorun Ni’am Sholeh,MA (Sekretaris Komisi Fatwa MUI),DR Jane Doepardi (Direktur Surveilans&Karantina Kesehatan,Dirjen P2P,Kemenkes) Dok:helenamantra.com

Seperti yang dijelaskan oleh ibu DR Jane, bahwa dari segi hukum anak-anak Indonesia itu berhak atas kesehatannya. Oleh sebab itu kita sebagai orang tua sudah sepatutnya memberikan hak anak untuk mendapatkan imunisasi agar terhindar dari bahaya penyakit. 
Di Indonesia sudah ada beberapa imunisasi yang diwajibkan untuk diberikan kepada anak-anak mulai dari bayi baru lahir hingga usia 15 tahun. Imunisasi MR ini merupakan salah satu imunisasi wajib yang harus diberikan oleh anak-anak mulai dari usia 9 bulan – 15 tahun. 

Sebelum lanjut mengenai penjelasan pemberian imunisasi MR. Apa sih sebenarnya campak dan rubella itu?Campak dan Rubella adalah penyakit menular melalui saluran napas yang disebabkan oleh virus. 

Anak dan orang dewasa yang belum pernah mendapat imunisasi campak dan Rubella, atau yang belum pernah mengalami penyakit ini berisiko tinggi tertular. Campak dapat menyebabkan komplikasin yang serius seperti diare, radang paru (pneumonia), radang otak (ensefalitis), kebutaan, gizi buruk, bahkan kematian. 

Sedang Rubella berupa penyakit ringan pada anak, yang apabila menulari ibu hamil pada trimester pertama atau awal kehamilan, dapat menyebabkan keguguran atau kecacatan pada bayi yang dilahirkan. Juga kelainan jantung, kelainan mata (katarak kongenital), tuli, keterlambatan perkembangan bahkan juga kerusakan jaringan otak.

Adapun gejala penyakit campak yaitu demam tinggi, bercak kemerahan pada kulit disertai batuk, pilek dan mata merah (konjungtivitis). Gejala penyakit Rubella tidak spesifik, bahkan bisa tanpa gejala. Ini yang sering terlewatkan oleh kita. 

Gejala umum hanya berupa demam ringan, pusing, pilek, mata merah, dan nyeri persendian, seperti gejala flu biasa. Campak dan Rubella tidak ada obatnya, namun dapat dicegah dengan imunisasi. Imunisasi dengan vaksin MR adalah pencegahan terbaik untuk penyakit Campak dan Rubella. Satu vaksin mencegah dua penyakit sekaligus.

Apa ya vaksin MR itu? Vaksin MR adalah vaksin Campak (Measless) dan Rubella untuk perlindungan terhadap penyakit campak dan Rubella. Vaksin MR yang digunakan telah mendapatkan rekomendasi dari WHO dan ijin edar dari Badan POM. 

Vaksin MR 95% efektif untuk mencegah penyakit campak dan Rubella, bahkan telah berhasil digunakan di lebih dari 141 negara di dunia. Wahh..berarti vaksinnya import donk ya. Aman ga sih?Pasti banyak yang mempertanyakan kan? Walaupun vaksin MR impor tapi sudah teruji di Badan POM bahkan mendapat sertifikat halal dari MUI.

Jangan terlalu mudah percaya berita-berita hoax yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya mengenai vaksin MR ini. Seperti yang banyak beredar di masyarakat, bahkan sampai dishare di berbagai social media bahwa vaksin MR dapat menimbulkan autisme. Itu tidak benar, sama sekali tidak benar. Sampai saat ini belum ada bukti yang mendukung bahwa imunisasi jenis apapun dapat menyebabkan autisme, termasuk vaksin MR ini.

Bahkan untuk efek samping saja,tidak ada. Menurut dr Hinda, demam ringan, ruam merah, bengkak ringan, dan nyeri ditempat suntikan setelah imunisasi adalah reaksi normal yang akan menghilang dalam 2-3 hari. Kejadian ikutan pasca imunisaasi yang serius pun sangat jarang terjadi. So..ga ada yang perlu dikuatirkan kan?Bayangkan efek apabila buah hati kita tidak mendapatkan imunisasi MR ini, tidak hanya membahayakan dirinya bahkan juga membahayakan orang lain.

Imunisasi MR ini diberikan untuk semua anak usia 9bulan sampai dengan kurang dari 15 tahun selama Kampanye Imunisasi MR. Selanjutnya imunisaasi MR masuk dalam jadwal rutin dan diberikan pada anak usia 9 bulan, 18 bulan dan kelas 1 SD/sederajat menggantikan imunisasi campak. Seandainya buah hati kita sudah mendapatkan2 dosis imunisasi campak sebelumnya, maka imunisasi MR ini tetap harus dilakukan agar mendapat kekebalan terhadap Rubella.

Perbedaannya apa ya vaksin MR dan vaksin MMR? Karena anak saya sebelumnya pun pernah mendapatkan vaksin MMR. Vaksin MR berfungsi untuk mencegah penyakit Campak dan Rubella. 

Sedang vaksin MMR berguna untuk mencegah penyakit Campak, Rubella dan gondongan (mums). Saat ini pemerintah memprioritaskan pengendalian campak dan Rubella karena bahaya komplikasinya yang berat dan mematikan. Jadi untuk memastikan kekebalan penuh terhadap penyakit campak dan rubella, maka imunisasi MR aman diberikan kepada anak yang sudah mendapat vaksin MMR sebelumnya.

Jadi ga ada yang perlu diragukan lagi ya, teman-teman tentang imunisasi MR ini. Karena selain sudah teruji di Badan POM, bahkan sudah ada Fatwa dari MUI No.4 tahun 2016. Seperti yang dijelaskan bapak DR Asrorun bahwa Imunisasi itu pada dasarnya diperbolehkan (mubah) sebagai bentuk ikhtiar untuk mewujudkan kekebalan tubuh (imunitas) dan mencegah terjadinya suatu penyakit tertentu. 

Al-Dlarurat adalah kondisi keterpaksaan yang apabila tidak diimunisasi dapat mengancam jiwa manusia

Dalam hal jika seseorang yang tidak diimunisasi akan menyebabkan kematian,penyaki berat, atau kecacatan permanen yang mengancam jiwa, berdasarkan pertimbangan ahli yg kompeten dan dipercaya,maka imunisadi itu wajib hukumnya.

Al-Hajat adalah kondisi keterdesakan yang apabila tidak diimunisasi akan dapat menyebabkan penyakit berat atau kecacatan pada seseorang

Oleh sebab itu pemerintah mengadakan kampanye Imunisasi MR yang bertujuan:

  • Meningkatkan kekebalan masyarakat terhadap campak dan rubella secara cepat.
  • Memutuskan transmisi virus camdapak dan rubella sederajat.
  • Menurunkan angka kesakitan campak dan rubella.
  • Menurukan angka kejadian CRS

Adapun Kampanye Imunisasi MR ini ditujukan pada:

  • Sasaran : usia 9 bulan – 15 tahun
  • Pelaksanaan, yang meliputi :

Lokasi : diseluruh wilayah Indonesia di 34 Propinsi. Pelayanan dilakukan di sekolah-sekolah PAUD, TK, SD/MI sederajat, SMP/Mts sederajat, Posyandu, Polindes, Puskesdes, Puskesmas, Puskesmas Pembantu, Rumah Sakit dan Fasilitas kesehatan lainnya.

  • Waktu, dibagi dalam 2 fase:

Fase 1 : bulan Agustus dan September 2017 diseluruh propinsi Jawa

Fase 2 : bulan Agustus dan September 2018 di seluruh propinsi di Kalimantan, Sumatera, Sulawesi, Bali, Nusa Tenggara, Maluku dan Papua.

  • Biaya : gratis untuk seluruh anak Indonesia

Nah, tunggu apa lagi? Yuuk kita datangi pusat kesehatan terdekat. Disini saya kutip tips dari Kemenkes apa saja yang perlu dilakukan pada hari Imunisasi, yaitu:

  1. Datang ke pos imunisasi pada waktu yang telah ditentukan
  2. Pastikan anak kita sudah makan sebelum diimunisasi
  3. Sampaikan kondisi kesehatan anak kita kepada petugas (riwayat penyakit, pengobatan yang sedang dijalani, adanya cacat bawaan, kelahiran prematur, alergi atau riwayat reaksi berat setelah imunisasi sebelumnya)
  4. Setelah anak diimunisasi , tunggulah sekitar 30 menit di fasilitas kesehatan untuk memantau kemungkinan kejadian ikutan pasca imunisasi
  5. Demam ringan, ruam merah, dan bengkak ringan di tempat suntikan adalah reaksi normal dan tidak perlu terlalu dikuatirkan
  6. Bawalah segera ke fasilitas kesehatan terdekat, apabila terjadi kejadian serius pasca imunisasi seperti: demam tinggi, kejang, pembengkakan ditempat suntikan.

Yuuk kita dukung program pemerintah agar anak-anak Indonesia terhindar dari penyakit Campak dan Rubella. Jangan lupa bulan Agustus, imunisasi MR ya.

 Untuk informasi lebih lengkap dapat mengunjungi:

http://www.kemkes.go.id

Twitter : @kemenkesRI

Blogger bersama Narasumber (Dok:BloggerCihuy)

 HQ’17

Kesehatan, Uncategorized

Dengan Prive Uri-cran, Bye bye Anyang-anyangan 

Pernah gak sih ngalamin sakit buang air kecil tapi yang keluarnya cuma sedikit-sedikit? Duuh rasanya gak enak banget dehh. Saya pernah ngalamin tuh. Apalagi kejadiannya waktu puasa kemarin. Bolak-balik ke kamar mandi, tapi urine yang keluar sedikit banget belum lagi rasa perihnya. 

Rasa sakit buang air kecil itu dikenal dengan istilah anyanganyangan. Ada yang bilang anyang-anyangan itu karena kebanyakan duduk, kurang minum juga. Karena penasaran, saya pun searching di internet apa sih anyang-anyangan itu. 

(Dok:penulis)

Menurut artikel yang saya temukan di internet, anyanganyangan terjadi karena adanya infeksi saluran kemih. Kok bisa ya?  Hal itu disebabkan uretra atau saluran kemih yang meneruskan urine dari kandung kemih ke bagian luar tubuh terletak dekat anus. 
Membilas dari belakang(anus) ke depan(vagina) mengakibatkan bakteri dari usus besar seperti E.coli dapat keluar dari anus dan masuk ke saluran kemih. Bakteri E.coli inilah kemudian menginfeksi kandung kemih yang jika tidak diobati juga dapat menginfeksi ginjal. Wiiih..bisa jadi separah itu ya? 

E.coli (Escherichia coli) adalah sejenis bakteri yang umum ditemukan di dalam usus manusia yang sehat. Bakteri E.coli sendiri terdapat beberapa jenis dan kebanyakan dari bakteri ini tidak berbahaya. Namun sebagian diantaranya bisa menyebabkan keracunan makanan dan infeksi yang cukup serius, salah satunya infeksi saluran kemih

(Dok:www.uricran.co.id)

Tanda-tanda atau gejala anyanganyangan yang saya alami antara lain :

  • mengalami demam, lelah 
  • urine berbau menyengat, lebih pekat, terkadang mengandung darah (alhamdulillah urine saya tidak sampai mengandung darah)
  • rasa perih ketika buang air kecil (pada wanita nyeri di pinggul, pada pria nyeri di anus) 
  • buang air lebih sering tapi sedikit 
  • rasa ingin buang air kecil yang berlebih 

Infeksi saluran kemih ternyata terbagi 2(dua), yaitu infeksi pada kandung kemih (sistithis) dan infeksi pada uretra (urethritis). Kedua jenis infeksi ini lebih umum terjadi pada wanita (5 dari 10 wanita mengalami)dari pada pria. 

Kenapa wanita? Karena jarak antara anus dengan saluran kemih pada wanita lebih pendek daripada pria. Itulah yang menyebabkan E.coli yang menuju saluran kemih dan berkembang biak menjadi lebih dekat dan lebih cepat. E.coli pula yang menjadi penyebab sakit saat buang air kecil

Disamping itu ada beberapa hal lain yang menyebabkan wanita lebih rentan terkena anyanganyangan, yaitu :

  • aktif secara seksual
  • menopause, penurunan kadar estrogen menyebabkan perubahan pada elastisitas kandung kemih dan aliran urine serta memicu pertumbuhan bakteri E.coli
  • penggunaan alat kontrasepsi yang mengandung spermisida yang dapat mengubah komposisi bakteri E.coli di vagina 

Setelah mengetahui apa penyebab dan gejala anyanganyangan, maka sayapun mencari tahu juga apakah yang dapat mencegah anyang-anyangan tersebut. 

Waktu itu sih saya minum air putih banyak-banyak. Dengan harapan buang air kecilnya jadi lancar dan tidak berasa sakit lagi. Bahkan ada mitos yang menyarankan kita untuk mengikat jempol kaki kita dengan karet gelang. 

Tapi ternyata infeksi saluran kemih itu dapat dicegah dengan cara mengkonsumsi ekstrak atau jus cranberry. Selain untuk mengatasi anyanganyangan, buah cranberry cukup aman untuk digunakan sebagai pengobatan tambahan.

 Buah cranberry  (Dok: http://www.uricran.co.id)

Cranberry dapat melindungi saluran kemih dengan cara mengubah sifat urine menjadi lebih asam sehingga secara alami menghambat pertumbuhan bakteri E.coli. 

Selain itu adanya zat proantocyanidin yang ada dalam cranberry dapat mengubah struktur bakteri E.coli sehingga mencegahnya menempel pada sel yang melapisi saluran kemih. Cranberry juga menjadikan lapisan dinding saluran kemih lebih licin sehingga menjadi anti adhesi (anti perlekatan)  bagi bakteri E.coli.

Wahh.. ternyata dengan buah cranberry dapat membantu kita mencegah dan mengobati anyang-anyangan ya. Tapi kalau sedang bepergian dan tiba-tiba saja terkena anyang-anyangan, repot juga ya harus mencari buah cranberry dan membuatnya menjadi jus. 

Eiit gak usah kuatir..kan sekarang sudah ada ekstraknya yang praktis. Jadi kita gak perlu repot-repot lagi. It’s oke lah kalo kita mengalami anyang-anyangan pas lagi di rumah, bisa langsung buat jus cranberry (itu juga kalo buahnya ada hehehe). 

Atas rekomendasi teman juga, saya diminta untuk mencoba mengkonsumsi Prive Uri-cran untuk mengatasi susah buang air kecil. Kemasannya yang praktis dengan warna cerah membuat saya jatuh hati dengan produk ini. Apalagi setelah saya lihat produsennya adalah perusahaan farmasi ternama yaitu Combiphar yang telah 45 tahun berkecimpung di bidangnya

(Dok: http://www.uricran.co.id)

Prive Uri-cran ini terbuat dari ekstrak buah cranberry yang diproses dengan teknologi tinggi yang terjaga higienitas, keaslian dan kealamiannya. Tersedia dalam 2(dua) kemasan, yaitu :

  • Prive Uri-cran, dengan komposisi 250mg ekstrak cranberry, berupa kapsul (30 kapsul/box). Dengan dosis 1-2 kapsul per hari. Harga IDR145.000-160.000,-
(Dok: http://www.uricran.co.id)
  • Prive Uri-cran Plus, dengan komposisi 375mg ekstrak cranberry, 60mg Vit C, 0,1mg Lactobacillus Achidopillus, 0,1mg Bifidobacterium bifidum. Berupa bubuk sachet (15 sachets/box). Dengan dosis 1-2 sachet per hari. Harga IDR120.000-135.000,-
(Dok: http://www.uricran.co.id)

Hari pertama saya mengkonsumsi 2(dua) sachet yang saya minum di pagi dan malam hari. Caranya mudah kok, untuk kemasan sachet cukup dicampur dengan segelas air lalu diaduk hingga rata. Rasanya segar, paduan manis dan asam. Alhamdulillah setelah pemakaian 3 hari anyanganyangan saya berhasil sembuh. 

Sejak itu saya berusaha untuk menyediakan Prive Uri-cran baik itu dirumah, terutama selama bepergian sebagai cara mengatasi anyanganyangan.  Apalagi Prive Uri-cran juga mudah dibeli di toko-toko obat terkemuka seperti dibawah ini. 

(Dok: http://www.uricran.co.id)

Bahkan bisa juga order melalui http://www.uricran.co.id Apalagi setiap pembelian Prive Uri-cran ada hadiahnya lho, kita submit struk pembelian ke website Prive Uri-cran. Mau kepoin sosial media nya juga ada kok. Berkat Prive Uri-cran saya gak khawatir lagi terkena anyang-anyangan. 

Facebook : Prive Uri Cran 

Instagram : @uricran.id 

HQ’17

Kesehatan, Uncategorized

Tips Mudik Sehat Bersama Keluarga ala Kemenkes 

Tidak terasa puasa Ramadan sudah berjalan seminggu lebih. Hari Raya pun dinanti untuk bersilahturahmi. Namun jangan lupa ya persiapan untuk berhari raya di kampung halaman. Apalagi kalo bepergian jauh dan harus mengendarai sendiri kendaraannya. Seperti yang baru-baru ini disebarkan oleh KemenkesRI (Kementrian Kesehatan Republik Indonesia) dalam rangka menyambut hari raya Idul Fitri dan tips sehat selama berpuasa.

Bertempat di RPTRA (Ruang Publik Terpadu Ramah Anak) Kalijodo pada hari Jumat, 2 Juni 2017 lalu. KemenkesRI mengundang kami Bloggers ngobrol ngabuburit menjelang waktu berbuka puasa. Ketika saya sampai di RPTRA tepat pukul 16.30 WIB, alhamdulillah acara baru saja akan dimulai. 

Perjalanan cukup panjang, apalagi waktu itu hari Jumat jelang weekend dan jam pulang kantor. Lalu lintas lumayan padat, saya mengambil jalur Senayan menuju Harmoni dengan bis Trans Jakarta. Sesampai di Harmoni saya berpindah bis jurusan Kalideres dan turun di halte Rawa Buaya dan sambung lagi dengan feeder bus Trans Jakarta langsung menuju Kalijodo. Sebenarnya ada juga bis tingkat City Tour Trans Jakarta yang langsung menuju RPTRA Kalijodo dari halte kantor Walikota Gubernur DKI atau Juanda. 

Sesampainya saya di lokasi, sudah banyak masyarakat yang berkumpul. Saya lihat ada mobil kesehatan yang sedang membagikan makanan untuk takjil berbuka puasa dan flyer tips kesehatan. Setelah melakukan registrasi, sayapun menuju tengah lapangan dimana teman-teman Blogger dan perwakilan KemenkesRI dan Dinas Kesehatan (DinKes) Jakarta Utara berkumpul. 

Bpk Deddy Kuswenda (memegang mic) dan ibu Kartini (kedua dari kiri, Dok: penulis)

Acara langsung dibuka oleh penjelasan bapak dr.H.R.Deddy Kusnandar, M.Kes., Direktur Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat dan ibu drg.Kartini Rustandi,M.Kes.,Direktur Kesehatan Kerja dan Masyarakat. KemenkesRI mengajak masyarakat untuk selalu memperhatikan pola hidup sehat. Pola hidup sehat dimulai dengan pola makan sehat, yang didukung juga dengan aktifitas fisik yang menyehatkan walaupun sedang berpuasa, sesuai dengan Germas (Gerakan Masyarakat Hidup Sehat) yang dicanangkan KemenkesRI. 

Perwakilan Dinkes Jakarta Utara (Dok: penulis)

Khusus di bulan Ramadan ini, KemenkesRI memberikan tips sehat berpuasa agar puasa kita lancar dan tubuh tetap sehat bugar yaitu :

  1. Makan yang sehat dan gizi seimbang 
  2. Minum yang cukup agar tidak dehidrasi
  3. Jangan langsung berbuka dengan porsi besar 
  4. Jangan makan terlalu banyak, karena akan mengganggu tubuh dan membuat kita mengantuk 
  5. Saat sahur, dianjurkan makan buah-buahan dan sayur-sayuran(untuk vitamin alami) dan sumber karbohidrat, seperti nasi, umbi-umbian
  6. Istirahat/tidur di awal siang 
  7. Minimalkan penggunaan tenaga fisik 
  8. Bagi penderita diabetes harus teratur memonitor gula darah
  9. Bagi orang yang lemah fisik, seperti ibu hamil, menyusui, lansia,pasien hipertensi, jantung dan asma tidak wajib berpuasa. Bila tetap berpuasa, konsultasikan dengan dokter 
  10. Orang yang harus mendapatkan pengobatan berkala, jangan menghentikan pengobatan tanpa nasihat medis 
  11. Segera batalkan puasa bila mendapatkan masalah kesehatan 
Dok: penulis

Apabila tips yang diberikan KemenkesRI kita jalankan, InsyaAllah kita dapat menjalankan ibadah puasa dengan tenang. Jelang hari rayapun kita sambut dengan sukacita dan dengan tubuh sehat.
Momen silahturahmi saat hari raya selalu dinantikan. Walau jauh di seberang pulau atau beda kota keinginan untuk bertemu sanak saudara akan dilakukan. Banyak yang mulai berburu tiket kendaraan untuk pulang kampung/mudik. Tidak sedikit juga yang menggunakan kendaraan pribadi. Berbagai moda angkutan lebaran pun banyak tersedia untuk tujuan ke seluruh propinsi di Indonesia. 

Ada 15 titik propinsi yang menjadi pemantauan angkutan lebaran jalanan, yaitu : propinsi Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DIY Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, dan Sulawesi Selatan. Disetiap titik jalur mudik di tiap propinsi, pemerintah dalam hal ini Departemen Perhubungan dan KemenkesRI bekerja sama memberikan layanan selama mudik kepada masyarakat. 

Fokus utama dukungan kesehatan menghadapi mudik lebaran bagi KemenkesRI adalah berupa:

  • layanan emergency 119
  • pos layanan kesehatan (Puskesmas, Rumah Sakit) yang berkoordinasi dengan DinKes propinsi/kabupaten/kota setempat 
  • pemeriksaan kesehatan pengemudi, apakah si pengemudi menggunakan obat terlarang atau sedang mabuk atau tidak semua diperiksa 
  • promosi kesehatan, seperti pemasangan banner, spanduk di tempat-tempat strategis dan penyebaran flyer, leaflet juga e-flyer di sosial media dan web

Jumlah pos layanan kesehatan yang tersebar di 15 propinsi ada:

  • 913 pos kesehatan 
  • 2228 Puskesmas 
  • 374 Rumah Sakit 
  • 207 kantor kesehatan pelabuhan

Dengan adanya pos-pos kesehatan di titik-titik utama jalur mudik, tentu sangat bermanfaat bagi masyarakat. Apalagi kita tidak tahu kondisi jalan seperti apa dan pos pelayanan kesehatan dimana selama mudik, dengan info ini tentu sangat membantu pengguna jalan. 
Ada 3.862 pos kesehatan di jalur mudik, yang terdiri dari :

  • Pos kesehatan DinKes sejumlah 3141 yang berupa pos kesehatan lapangan dan puskesmas
  •  Pos kesehatan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) sejumlah 207 pos 
  • Rumah Sakit rujukan sebanyak 374
  • Layanan emergency sejumlah 104

Selama bepergian sebaiknya kita membawa serta surat-surat penting kesehatan seperti BPJS untuk membantu proses administrasi yang berkenaan dengan kesehatan. Kesiapan jelang mudik harus diperhatikan, agar perjalanan nanti nyaman terkendali,apalagi bila kita membawa balita dan orang tua. 

Berikut tips mudik sehat ala KemenkesRI :

  1. Siapkan fisik yang sehat dan prima sebelum mudik. 
  2. Bagi yang menggunakan kendaraan pribadi, periksa kondisi kelayakan kendaraan 
  3. Tidak meminum obat yang menyebabkan kantuk dan minuman keras sebelum dan sedang mengemudi 
  4. Istirahat setiap 4 (empat) jam perjalanan
  5. Jangan paksakan mengemudi bila lelah dan mengantuk 
  6. Disiplin dan patuhi rambu lalu lintas 
  7. Kendalikan kecepatan kendaraan terutama pada kondisi jalan rusak/bergelombang saat hujan atau cuaca buruk 
  8. Kendaraan tidak melebihi muatan dan tidak menyalahi peruntukannya 
  9. Gunakan masker dan lindungi dari asap, debu, polusi 
  10. Jangan mengkonsumsi makanan/minuman yang diberikan orang yang tidak dikenal 
  11. Mencuci tangan pakai sabun dan dengan air yang mengalir sebelum dan sesudah makan 
  12. Konsumsi makanan dan minuman yang bersih dan sehat 
  13. Buang sampah pada tempatnya 
  14. Buang air kecil/besar di toilet yang tersedia 
  15. Bila terasa sakit, manfaatkan pos kesehatan mudik 

KemenkesRI melalui dinas kesehatan dan propinsi selalu siap  membantu masyarakat di perjalanan mudik nanti. Layanan kesehatan dapat diakses melalui situs web, media sosial juga layanan telepon KemenkesRI. 

Web : http://www.kemkes.go.id

            http://www.depkes.go.id

            http://www.promkes.depkes.go.id

Twitter : @puspromkes 

                   @kemenkesRI 

YouTube/puspromkes

Layanan daring melalui web / HALOKEMKES (pulsa lokal)  500567 atau 112

HQ’17

Kesehatan, Uncategorized

Bayi Tabung, Alternatif Usaha Mendapatkan Keturunan 

Kehadiran buah hati bagi pasangan suami istri tentu sangat dinanti-nantikan. Berbagai usaha dilakukan agar harapan mendapatkan keturunan bisa terwujud. Salah satu alternatif usaha mendapatkan keturunan dibidang teknologi medis adalah bayi tabung. 

Pada 20 Mei 2017 lalu, saya berkesempatan hadir di acara talkshow kesehatan Women and Health di Hotel Grand Melia, Kuningan, Jakarta Selatan. Talkshow yang mengusung tema “Your Greatest Wealth is Your Health” digagas oleh Klinik Teratai, A Fertility Clinic, Rumah Sakit Gading Pluit. Klinik fertilitas yang membantu pasangan suami istri melakukan inseminasi buatan untuk mendapatkan keturunan. 

Seperti yang kita ketahui globalisasi sekarang ini mengakibatkan perubahan dan peningkatan pada kemampuan ekonomi, tingkat pendidikan dan kesempatan bekerja tidak hanya pada pria tapi juga wanita. Yang pada akhirnya membuat beberapa wanita menunda keinginannya menikah atau bahkan sama sekali tidak menikah. 

Kesibukan akan karir, pendidikan dan permasalahan hidup dipicu lagi oleh pola makan yang tidak sehat dapat membuat menurunnya kesehatan tubuh. Ada baiknya semua disikapi dengan santai, bersyukur dan menjalani hidup dengan sehat,berolah raga teratur seperti yang dijalani oleh Ibu Indri Budiharjo, Head of OQ Modelling dan Ega Shore, vokalis grup band yang juga pelatih renang. 

Vokalis Band, Ega Shore dan Ibu Indri Budiharjo, Head of OQ Modelling (Dok:penulis)

Kalopun ingin berdiet,lakukan dengan benar. Jangan bersumber pada informasi yang tidak jelas, tapi konsultasikan ke ahli gizi. Apabila gaya hidup sehat kita lakukan, InsyaAllah kesehatan akan terjaga dan usaha untuk memiliki keturunan akan terwujud. 
Namun apabila pola hidup dan pola makan yang tidak teratur dan tidak sehat akan memicu terganggunya metabolisme tubuh yang berimbas pada ketidaksuburan.

dr Harijanto B, SpOG (Dok:penulis)

Seperti yang dipaparkan dr Harijanto B, SpOG., MM ada beberapa penyebab pemicu ketidaksuburan yaitu :

  1. Rokok, kebiasaan ini dapat menurunkan kesuburan pada pria dan wanita, bagi ibu hamil dapat menyebabkan keguguran, lahir cacat/prematur bahkan meninggal. 
  2. Alkohol, sama seperti rokok juga dapat mengganggu pertumbuhan janin. 
  3. Makanan siap saji 
  4. Diet berlebihan, bisa berakibat kekurangan gizi bila dilakukan dengan cara yang salah. 
  5. Stress 
  6. Overweight dan Underweight 

Berdasarkan data WHO, ada sekitar 10-15% pasangan suami istri yang bermasalah pada gangguan kesuburan. Terdapat 30% pada suami, istri 40% dan pada keduanya sebesar 30%. Di kawasan Asia sendiri ditemukan 80 juta pasangan yang mengalami gangguan kesuburan, namun hanya 15% saja yang pergi konsultasi ke klinik. 

Berdasarkan temuan tersebut Klinik Teratai membantu para pasangan yang ingin mempunyai keturunan dengan menggunakan teknologi bayi tabung atau inseminasi buatan. Kegagalan mendapatkan keturunan dapat terjadi apabila pasangan suami istri telah melakukan hubungan senggama secara teratur tanpa memakai alat kontrasepsi tapi masih belum terlihat tanda-tanda kehamilan. 

dr. Irsal Yan, SpOG (Dok : penulis)

Proses bayi tabung seperti yang dijelaskan dr Irsal Yan, SpOG., yaitu proses mempertemukan sel sperma suami di luar tubuh dengan media kultur (berbentuk cawan), yang akan disuntikkan kembali ke rahim sang istri. Tingkat keberhasilan tersebut sekitar 60%, semakin muda usia istri (maksimal 35 tahun)  akan semakin besar peluang berhasilnya. 
Adapun proses bayi tabung dimulai dari :

  • Pemberian obat perangsang sel telur agar pertumbuhan folikel di indung telur maksimal (minimum 3, idealnya 8-10)
  • Pengambilan sel telur (petik ovarium), dimana saat pengambilan sel telur, pasien dibius untuk meminimalisir rasa sakit.
  • Setelah pengambilan, sel telur ditempatkan di wadah semacam cawan dan dilihat dan dipilih yang terbaik, kemudian dipertemukan dengan sel sperma. 
  • Kemudian disuntikkan kembali ke rahim si pasien.
  • Dilakukan pemeriksaan urine, apabila hasilnya positif secara kimia, maka tetap harus menunggu selama 2(dua) minggu sehingga terbentuklah kantung embrio dan akhirnya denyut jantung, maka disitulah terjadi kehamilan. 

    Proses bayi tabung dilakukan di rumah sakit yang memiliki tenaga dan alat-alat medis yang mendukung, misalnya di Klinik Teratai. 

    Ibu Arvita, pasien program Klinik Teratai (Dok:penulis)

    Di acara talkshow ini juga menghadirkan 2(dua) orang pasien Klinik Teratai yang memberikan testimoni mereka tentang keberhasilan bayi tabung di klinik Teratai. Mereka adalah ibu Arvita yang memulai program bayi tabung pada tahun 2010. Keputusan diambil setelah mereka sudah menikah selama 3(tiga) tahun tanpa kehadiran anak. Tahun 2017 ini ibu Arvita ikut program ini lagi dan sedang mengandung janin kembar 7 bulan. 

    Ibu Yuliana,pasien program bayi tabung Klinik Teratai (Dok:penulis)

    Berbeda dengan ibu Arvita, ibu Yuliana juga memulai program bayi tabung tahun 2016 dan kini dikarunia anak berumur 4(empat) bulan. Ibu Yuliana bahkan menyimpan 3(tiga) embrionya di klinik Teratai agar sewaktu-waktu dapat digunakan.
    Disinilah kelebihan Klinik Teratai yang dapat menyimpan embrio dan sel sperma dengan suhu -196•C melalui proses frozen embrio transfer. 

    Klinik Teratai berada di Rumah Sakit Gading Pluit sejak 2008. Tahun 2011 telah berhasil melahirkan bayi tabung sebesar 160 bayi, dengan 92 kelahiran tunggal, 50 kembar dua dan 18 kembar tiga. 
    Dengan dokter ahli yang berpengalaman di luar negeri dan fasilitas lengkap seperti USG 4D,  laboratorium embriologi dan andrologi, kamar operasi penunjang seperti operasi laparoskopi dengan teknologi tinggi, laboratorium dengan fasilitas freezing. 

    Harga yang ditawarkan juga sangat terjangkau menurut ibu Arvita dan ibu Yuliana, dibanding klinik lain. Bahkan dari tanggal 5 Mei – 7 Juli 2017, Klinik Teratai memberikan promo program bayi tabung sebesar IDR39.000.000 yang sudah termasuk obat-obatan, operasi petik sel telur dan transfer embrio.

    Untuk informasi lebih lengkap atau reservasi dengan dokter :
    Klinik Teratai 

    Rumah Sakit Gading Pluit 

    Jl. Boulevard Timur Raya, Kelapa Gading, Jakarta Utara 14250

    Telp : 021-4586 6063, 021-4520 201,021-452 1001 extra. 28433

    Facsimile : 021-4587-6011

    SMS/WA : 0888-858 6663

    Email : terataiclinic@gmail.com

    Web : http://www.teratai_clinic.com

    Facebook : Teratai Gadung Pluit 
    HQ’17