Kesehatan, Uncategorized

Jaga Diri dari Kanker dengan Deteksi Dini

Kanker. Apa sih yang terlintas dibenak teman-teman ketika mendengar kata tersebut? Takut? Kuatir? Berdoa semoga tidak terkena? Sama dengan saya sih..awal mendengar dan mendapatkan informasi tentang kanker sebelumnya, saya juga merasa takut, kuatir dan berharap semoga tidak terkena salah satu jenis kanker yang ada dan merupakan salah satu penyebab kematian manusia. Kanker yang ada sekarang ini banyak jenisnya. Tidak hanya terbatas pada perempuan, tapi juga laki-laki bahkan tua dan muda dapat terkena jenis penyakit ini.

Pada Kamis (08/03) lalu, saya bersama rekan-rekan Ladiesiana berkesempatan hadir di  Seminar Bersama Ladiesiana yang diadakan oleh Ladiesiana dan Prodia Women’s Health Center (PWHC). Acara seminar ini digelar dalam rangka HUT PWHC dan Hari Perempuan Internasional. Di seminar tersebut turut hadir ibu Dra. Ampi Retnowardani dan ibu Rini, selaku Project Manager PWHC.

img-20180308-wa00111095612254.jpg

Jadi apa sih sebenarnya kanker itu? Kanker adalah sel tubuh yang mengalami mutasi (perubahan) dan tumbuh tidak terkendali, serta membelah diri lebih cepat dibandingkan dengan sel normal. Tidak seperti yang kita bayangkan, sel kanker tidak mati setelah usianya cukup. Sel kanker justru tumbuh terus dan bersifat invasif, sehingga mendesak sel normal bahkan mematikan sel normal. Secara umum, setiap manusia memiliki gen sel kanker di tubuhnya masing-masing.

photogrid_15215392042721670756893.jpg
Dr.dr.Raditya Wratsangka Sp.OG (K) (Dok:penulis)

Dalam paparannya Dr.dr. Raditya Wratsangka Sp.OG (K) menjelaskan sebenarnya kita dapat mengendalikan sel kanker agar tidak semakin berkembang biak yaitu dengan memperhatikan pola hidup dan pola makan kita. Kanker yang ada sangat banyak jenisnya. Pada perempuan banyak dijumpai kanker payudara, kanker serviks, dan kanker leher rahim. Sedang pada laki-laki banyak ditemui kanker paru-paru, kanker prostat, dan kanker kolon.

Angka kejadian dan bahkan kematian akibat kanker di negara-negara di seluruh dunia, semakin hari terus bertambah. Tentunya ini menjadi hal yang sangat memprihatinkan. Pada laki-laki kanker paru-paru masih menjadi penyebab kematian nomer satu, sedang pada perempuan adalah kanker payudara dan kanker leher rahim. Padahal pertumbuhan sel kanker itu bisa lho kita minimalkan atau bahkan kita stop pertumbuhannya, yaitu dengan melakukan pola hidup dan pola makan yang sehat dan tentunya dengan melakukan deteksi dini.

photogrid_15215416576821670756893.jpg

Berdasarkan data riset dari WHO, World Bank dan Riskesdas (Riset Kesehatan Dasar) RI memperkirakan 7,5 juta orang meninggal karena kanker dan 70% kematian terjadi di negara miskin dan berkembang. Kanker payudara dan kanker leher rahim merupakan jenis kanker tertinggi pada perempuan dan bahkan menjadi penyebab kematian nomer dua. Dari 100 perempuan terdapat 38 yang terkena kanker payudara, dan dari 100 perempuan juga ditemukan 16 yang terkena kanker leher rahim. Sangat mengkhawatirkan sekali ya, teman. Berdasarkan data Kemenkes RI, 2007 kanker berada di posisi ke empat penyebab kematian setelah serangan jantung, stroke, dan diabetes mellitus.

Walaupun menjadi penyebab kematian terbesar di dunia, kanker sebenarnya masih bisa dicegah dan diobati asalkan ditemukan pada stadium awal. Oleh sebab itu deteksi dini sangatlah diperlukan agar terhindar dari bertambah parahnya penyebaran kanker tersebut. Adapun kanker yang dapat di cegah atau di deteksi secara dini yaitu kanker payudara, kanker serviks, kanker paru, kanker kolorektal, kanker prostat dan kanker hati. Secara umum gejala-gejala kanker dapat terlihat sebagai berikut:

  • Waktu BAB/BAK ada perubahan
  • Alat pencernaan terganggu
  • Payudara/tempat lain ada benjolan
  • Andeng-andeng (tai lalat) berubah sifat
  • Darah/lendir abnormal
  • Ada koreng yang tidak sembuh

Selain gejala-gejala tersebut, biasanya kanker memang tidak kita sadari dan penyebarannya pun sangatlah cepat. Oleh sebab itu deteksi dinilah yang sangat disarankan agar kita dapat mengetahui sejak awal apakah kita terkena kanker atau dapat segera ditangani apabila terdeteksi kanker dengan stadium awal.

Pola hidup dan pola makan yang kita jalani menjadi salah satu penyebab mengapa kanker tumbuh jadi semakin cepat. Faktor-faktor perilaku dan paparan seperti berat tubuh berlebih, kurang asupan serat, kurang aktifitas fisik, merokok dan mengkonsumsi minuman beralkohol serta terpapar zat pencetus kanker (karsinogen) menjadi pencetus adanya kanker. Nah..faktor-faktor tersebut dapat kok kita hindari, dan lakukan tes pencegahan seperti tes skrining yang dapat dilakukan pada usia berapapun .

Tes skrining yang dapat dilakukan yaitu antara lain:

  • USG Payudara, yaitu pemeriksaan payudara yang menggunakan alat khusus yang menggunakan gelombang suara. Tes ini efektif untuk menemukan adanya benjolan di payudara yang masih padat, sehingga alat ini efektif digunakan untuk perempuan yang berusia >35 tahun. Disarankan perempuan yang memiliki kelainan pada payudara atau terdapat faktor resiko kanker payudara.
  • Pemeriksaan Mammography, yaitu pemeriksaan payudara dengan menggunakan sinar rontgen untuk menemukan tumor payudara sedini mungkin. Mammography menggambarkan dengan jelas perbedaan kepadatan tumor dan jaringan sekitarnya sehingga kanker ukuran kesil sekalipun dapat terdeteksi. Tes ini disarankan untuk perempuan diatas usia 35 tahun, yang sedang tidak dalam keadaan hamil dan menyusui.
  • USG Ginekologi, yaitu pemeriksaan vaginal dengan alat transvaginal ultrasound.
  • Pemeriksaan Histeroskopi, yaitu pemeriksaan vaginal dengan alat histeroskopi.
  • Tes IVA, yaitu Inveksi Visual dengan Asam Asetat 3-5% atau lebih dikenal dengan kepanjangan Ingat Vagina Anda. Tes IVA ini mudah dilakukan dan juga murah, yaitu dengan mengoleskan asam asetat ke vagina untuk mengetahui apakah terdapat sel kanker atau tidak.
  • Pap Smear, yaitu pemeriksaan vaginal dengan mengambil cairan (spesimen) dan dilakukan pemeriksaan dengan alat Thin Prep.
  • Pemeriksaan Kolposkopi, yaitu pemeriksaan dengan alat kolposkop (lensa pembesar seperti mikroskop)yang dimasukkan dalam vagina dan diberi asam asetat.
  • HPV DNA Test, yaitu pemeriksaan vaginal dengan Hybrid Capture 2 dan Genotyping. Dengan tes HPV DNA ini akan dapat terdeteksi 13 tipe HPV beresiko tinggi penyebab kanker serviks dan sangat disarankan oleh WHO karena akurasinya yang mencapai 100%. Apabila hasil tesnya negatif maka dalam kurun waktu 3-5 tahun terbebas dari kanker servicks dan diperlukan tes kembali 3 tahun kemudian.

Pemeriksaan kanker seperti tersebut diatas memang sebaiknya kita lakukan ya teman, apalagi perempuan tuh rentan banget deh terkena kanker. Untuk melakukan pemeriksaan tersebut ada banyak rumah sakit dan klinik yang menyediakan fasilitas tersebut kok. Salah satunya yaitu di Prodia Women’s Health Center (PWHC), yang didesain khusus menyesuaikan gaya dan sentuhan kewanitaan. Berbeda dengan klinik-klinik lain, PWHC menyambut kita dengan interior desain yang lembut dan homey, ruang pelayanan yang nyaman layaknya kita melakukan pemeriksaan di tempat khusus.

20180308_1639521095612254.jpg

Nah PWHC ini adanya di Jl. Wolter Monginsidi No.77, Kebayoran Baru, gak begitu jauh dari pasar Santa. Di PWHC ini kita dapat melakukan pemeriksaan dengan nyaman, karena PWHC :

  1. Memiliki tenaga ahli yang menunjang pemeriksaan kesehatan para wanita.
  2. Layanan yang lengkap dan disesuaikan dengan kebutuhan serta keinginan para wanita.
  3. Dilengkapi dengan edukasi dan layanan penelitian untuk meningkatkan pengelolaan kesehatan para wanita.

Untuk info lebih jelasnya teman-teman bisa kok mampir ke PWHC yang ada di Kebayoran Baru atau bisa juga telepon untuk perjanjian ke 021-7278.3858. Jangan lupa lakukan deteksi dini untuk pencegahan ya.

photogrid_1521538055352-22864382.jpg

 

 

HQ’18.

 

 

 

Advertisements

21 thoughts on “Jaga Diri dari Kanker dengan Deteksi Dini”

  1. Duuhhh jauh jauh deh Ama yang namanya kanker ya… Bismillah… Semoga kita semua selalu diberi kesehatan dan terhindar dari penyakit yg macam macam apalagi kanker

    Like

  2. Baca tentang kanker bikin aku keingat kakakku… Tapi dia kankernya di dalam tubuh, jadi nggak kasat mata, baru berasa ada benjolan kalo dipijat gitu 😦

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s